Pilih Laman

 

Judul  konten adalah bagian penting yang pertama kali dibaca oleh pengguna internet maupun mereka yang akan membaca konten di media cetak. Tanpa judul sebuah konten menjadi kurang menarik, atau bahkan tidak akan dibaca orang.

Misalnya, saya membuat konten ini lebih dari 2.000 kata, tapi tidak saya kasih judul J

Bisa dibayangkan pemirsah???

Demikian juga dengan judul konten yang kita sajikan di blog. Kadang, bobot suatu konten tidak begitu baik, namun karena judulnya sangat menarik dan membuat orang penasaran, maka banyak orang yang melihat dan membaca konten tersebut.

Konten SEO harus memiliki judul yang sangat menarik dan membuat orang tertarik untuk membacanya. Apalagi jika konten yang kita buat memiliki banyak pesaing, sehingga kita harus membuat judul konten yang jauh lebih menarik dibandingkan judul konten pesaing. Sekalipun kita ingin membuat judul yang menarik, namun judul tersebut harus sesuai dengan isi kontennya.

Kita harus ingat fungsi dari judul yang kita buat, judul konten yang baik memiliki beberapa unsur penting diantaranya:

  • Judul konten harus bisa diprediksi
  • Judul konten harus bisa menarik perhatian pembaca
  • Judul yang mencerminkan kontroversi dari konten
  • Mengandung keyword yang memudahkan di index search engine

Sekalipun judul konten hanya beberapa kata saja, namun judul konten yang efektif tidak datang begitu saja. Membuat judul konten yang berkualitas dan menarik membutuhkan waktu dan kadang kita harus memperbaiki judul tersebut.

 

Beberapa hal untuk membuat judul unik

  1. Salin beberapa konsep kata yang bisa kita jadikan judul
  2. Buatlah kalimat yang tidak termasuk dalam konsep untuk dibuat konten
  3. Tulislah judul yang dimulai dari pertanyaan seperti apa, siapa, kapan atau dimana
  4. Tulis judul yang dimulai dari mengapa dan bagaimana
  5. Tulis judul yang di awali dengan siapa, apa dan akankah
  6. Tulis judul yang diawali dengan kata kerja
  7. Tulis judul tentang kebalikan dari isi konten
  8. Tulis judul satu kata, dua, tiga hingga lima kata
  9. Tulis judul seperti judul di buku, film atau judul lagu
  10. Tentukan dua judul yang telah kita buat di atas, pilih salah satu judul yang terbaik

 

 

 

Step 1 Membuat judul yang memikat

Membuat judul yang memikat itu gampang-gampang susah, kalau kita sudah mahir tentu gampang sekali.

Jika kita ingin meningkatkan traffic blog, maka kita harus mendatangkan visitor lebih banyak setiap hari. Caranya sangat mudah, cukup buat judul yang memikat maka akan ada banyak pengguna internet yang klik judul konten kita.

Dan dibawah ini saya akan berbagi bagaimana membuat judul yang lebih memikat.

  1. Gunakan nama artis populer

Misalnya saja “ Dewi Gita Khawatir Anaknya Kencan Dengan Vokalis Band

  1. Menggunakan cara atau teknik yang sangat penting

Misalnya “7 cara mendapatkan uang dalam waktu cepat

Judul tersebut mengandung cara atau teknik yang penting serta memberikan janji dalam waktu yang cepat. Judul seperti ini jauh lebih menarik dibandingkan “cara mendapatkan uang”

  1. Mengandung rasa takut

Kita juga bisa membuat judul yang mengandung makna rasa takut akibat kesalahan misalnya saja ”Beberapa kesalahan dalam berbisnis yang membuat pengusaha rugi milyaran rupiah”.

  1. Memberikan keyakinan atau garansi

Untuk membuat judul yang memberikan garansi seperti “Turunkan berat badan 15 kg dalam 1 bulan”. Untuk membuat judul seperti ini, maka kita harus benar-benar memberikan jaminan kepada pembaca, jangan membuat judul yang mengandung garansi namun tidak memberikan hasil seperti apa yang dituliskan pada judul tersebut.

  1. Gunakan masalah umum

Buatlah judul konten tentang beberapa masalah yang umum atau sering ternjadi misalnya saja “Sering masuk angin? 4 cara ini bisa membantu kita mengatasi masuk angin saat di perjalanan”.

  1. Larangan atau anjuran

Kita bisa membuat judul yang mengandung larangan  misalnya saja” 7 hal yang tidak membuat kita kaya”, judul seperti ini lebih mudah menarik perhatian pembaca. Kita membuat judul yang mengandung larangan dan membuat pembaca semakin antusias.

  1. Judul seperti quiz

Membuat judul seperti quiz misalnya saja “ 7 sifat wanita yang disukai pria, yang mana sifat Anda? Membuat judul seperti ini membuat kita penasaran dengan sifat-sifat tersebut dan membuat kita menebak-nebak kecocokan sifat tersebut dengan diri sendiri.

 

Step 2      Riset Keyword

Riset keyword adalah bagian penting dari optimasi Onpage terutama ketika Kita akan membuat konten. Jika kita berbicara tentang SEO, konten atau sosial media, maka kita tidak boleh melupakan riset kata kunci atau riset keyword.

Riset kata kunci bukan hanya untuk mencari kata kunci saja, namun Kita juga harus mengetahui berapa banyak pesaing dan berapa banyak orang yang mencari kata kunci tersebut tiap bulan. Dengan menggunakan riset keyword yang tepat, hal ini bisa membantu konten Kita menduduki halaman pertama search engine.

Riset kata kunci juga membantu kita tidak membuang waktu dan tenaga membuat konten. Jika kita menggunakan riset kata kunci yang buruk, hal ini membuat konten yang kita tulis sulit terindex oleh search engine. Bahka sekalipun kita menulis konten sepanjang 2.000 kata. Riset kata kunci yang tepat bisa membuat blog kita ramai pengunjung.

Untuk mendapatkan kata kunci yang tepat, maka kita bisa memilih beberapa tool yang sudah dibahas pada Part 3. Salah satu tool yang sangat mudah digunakan untuk riset kata kunci adalah Google Keyword Planner.

Langkah menggunakan Keyword planner diantaranya:

  1. Buka Google Adword

Setelah itu akan terbuka seperti gambar dibawah ini.

  1. Klik kolom “Masuk ke Adwords” dan akan terbuka laman seperti dibawah ini.
  1. Ketik  kata kunci atau topik yang kita inginkan

Disini saya akan membuat konten dengan topik “ jerawat”, lalu saya mengetikkan kata kunci  jerawat pada tool ini, dan hasilnya adalah sebagai berikut.

Gambar di atas menunjukkan bahwa kata kunci “jerawat” yang akan saya jadikan topik memiliki jumlah pencarian sekitar 1 juta hingga 10 juta pencari perbulan. Langkah selanjutnya setelah mengetahui kisaran jumlah pencari kata kunci atau topik tersebut, maka Kita bisa mengunduh kata kunci.

  1. Unduh file

Klik unduh, lalu  akan muncul kotak kecil seperti dibawah ini, simpan file dengan cara mengklik Excel (CSV)

 

  1. Buka file pada Excel

Setelah itu, kita bisa mendapatkan sekitar 700 an kata kunci seperti gambar dibawah. Dibawah ini adalah hasil unduhan yang tepat saya sort berdasarkan rata-rata pencarian perbulan dan tingkat kompetitor.

Setelah unduhan kata kunci terbuka di Excel, maka kita bisa menyortir data dengan cara:

  • Blok semua data pada Excel yang akan di sortir
  • klik Data, pilih Sort dan muncul kotak seperti dibawah ini.
  • Isi Sort by dengan Monthly Searches (exact match only)
  • Isi Then by dengan Competition
  • Isi Sort on dengan Values
  • Isi Order dengan Z to A ( Artinya jumlah pencari yang besar ke kecil)
  • Isi Order untuk Kompetitor dari Smallest ke Largest
  • Klik Ok, dan hasilnya seperti dibawah ini

 

 

  1. Buat list kata kunci yang akan di buat judul konten

Dari hasil sortir di atas maka kita bisa mendapatkan alternatif kata kunci utama dan turunan untuk membuat konten yang SEO. Agar konten yang kita buat bisa masuk halaman pertama search engine lebih mudah, maka pilihlah tingkat kompetitor yang lebih rendah namun memiliki jumlah pencarian yang banyak.

Saya akan membuat daftar kata kunci yang memiliki jumlah pencarian cukup banyak, namun memiliki tingkat kompetitor yang rendah dari ratusan kata kunci di atas.

Selain itu, saya akan mengecek langsung pada Google berapa banyak hasil pencarian untuk kata kunci pada masing-masing kolom.

Misalnya saja, saya mengetik “cara menghilangkan bekas jerawat” maka hasil pencarian dari kata kunci tersebut adalah sekitar 960.000,-. Untuk beberapa kata kunci yang memiliki rata-rata pencari banyak dan kompetitor yang rendah, kita bisa membuat kolom seperti dibawah ini.

Kita bisa memilih kata kunci yang memiliki kompetitor dibawah 1 juta agar lebih mudah menduduki halaman pertama search engine. Jika kita memilih kompetitor lebih dari 1 juta sedangkan blog kita masih baru, belum memiliki backlink yang kuat, hal ini akan menyulitkan kita untuk masuk di halaman 3, 2 atau bahkan halaman 1 search engine.

Dari tabel di atas, saya memberi tkita kuning untuk kata kunci yang memiliki kompetitor dibawah 1 juta. Kata kunci tersebut salah satunya akan saya gunakan untuk membuat konten yaitu “penyebab jerawat”. Mengapa bukan “obat jerawat alami”?

Jika kita mengetik kata kunci “obat jerawat alami” maka disana ada cukup banyak situs yang menjual “obat jerawat”, sebagian besar situs tersebut mengoptimalkan kata kunci mereka dengan SEO, beriklan atau lainnya agar bisa duduk di peringkat teratas di halaman pertama search engine.

Karena itu, jika Kita memilih “obat jerawat alami” hal ini lebih menyulitkan Kita untuk membuat konten cepat masuk di halaman pertama search engine.

 

Step 3      Menentukan Keyword Utama dan Turunan

Dalam riset keyword, kita akan mengenal keyword utama dan turunan. Baik keyword utama maupun turunan, hal ini sama-sama penting untuk SEO. Untuk setiap topik ataupun bisnis, hal ini akan memilih keyword yang lebih spesifik.

Sebagai contoh, kita akan membuat konten untuk bisnis kosmetik. Untuk membuat konten tersebut, Kita bisa menggunakan kata kunci seperti  bisnis kosmetik, bisnis kosmetik import, bisnis kosmetik herbal dan lainnya.

Lalu, mana yang dinamakan keyword utama dan mana yang dinamakan keyword turunan? Keyword turunan tersebut bisa berupa keyword kedua atau secondary keyword atau bisa juga keyword ketiga (tertiery keyword).

 

Keyword Utama

Keyword utama adalah merupakan keyword yang memiliki volume tertinggi dan lebih banyak dicari di search engine. Keyword utama bisa juga sebagai saran, keyword yang digunakan sebelum keyword lainnya pada konten.

Keyword utama adalah keyword yang sangat penting dari konten atau halaman blog. Keyword utama ini seharusnya diletakkan pada judul blog atau website, domain dan juga konten yang kita buat.

Keyword utama sangat penting untuk tujuan SEO, keyword ini bisa digunaka untuk deskripsi halaman blog atau website. Dengan menggunakan keyword utama maka hal ini bisa membantu orang untuk menemukan situs kita. Sebaiknya kita meletakkan keyword utama pada kalimat pertama pada konten yang kita buat.

Beberapa hal penting seputar keyword utama diantaranya:

  • Membantu optimasi halaman situs atau blog
  • Bisa ditempatkan pada bagian penting dari blog misalnya saja header, footer, anchor text, meta tags dan bagian penting lainnya.
  • Keyword utama harus diulang dengan keyword density yang tepat
  • Keyword utama membantu meningkatkan traffic blog

 

Keyword Turunan (Secondary keyword)

Secondary keyword adalah keyword yang memiliki volume lebih rendah atau lebih sedikit dicari pada mesin pencari. Keyword ini digunakan setelah keyword utama sekalipun demikian, keyword turunan ini bisa membantu optimasi konten Kita. Dengan menggunakan keyword kedua atau keyword turunan, hal ini bisa membantu meningkatkan pengunjung pada blog Kita. Kata kunci kedua atau long tail keyword adalah kata kunci yang dikembangkan dari kata kunci pertama.

Beberapa hal penting tentang secondary keyword diantaranya:

  • Secondary keyword digunakan setelah keyword utama
  • Membantu keyword utama untuk meningkatkan traffic blog
  • Secondary keyword membantu keyword utama dalam pemasaran

Contoh keyword

Karena saya akan membuat konten dengan topik “jerawat” dan berdasarkan analisa jumlah pencari dan kompetitor, maka saya mengambil kata kunci “penyebab jerawat”.

Kata kunci utama                         : penyebab jerawat

Kata kunci kedua (turunan) : penyebab jerawat alami, penyebab jerawat punggung, makanan penyebab jerawat, minuman penyebab jerawat, aktivitas penyebab jerawat, dan lainnya (kata kunci turunan melibatkan kata kunci pertama)

 

Step  4     Menentukan Keyword Density

Keyword atau kata kunci merupakan elemen penting untuk membuat konten SEO. Sekalipun keyword sangat penting namun Kita tidak boleh menggunakannya terlalu banyak. Jika konten yang Kita buat mengandung keyword terlalu banyak, hal ini justru membaut artkel Kita seperti robot. Untuk membuat konten SEO, maka Kita harus memperhatikan kerapatan keyword atau yang dikenal dengan keyword density.

Keyword density bisa diartikan sebagai kerapatan kata kunci atau berapa banyak kata kunci yang digunakan dari total kata pada konten tersebut. Sebagai contoh, jika kata kunci digunakan 2 kali pada 100 kata, maka keyword density tersebut adalah 2%. Namun, jangan menggunakan kata kunci berlebih karena search engine bisa menganggap konten Kita spam.

Lalu, berapa banyak pengulangan kata kunci dalam satu konten?

Terlalu banyak mengulang kata kunci, hal ini bukan optimasi yang tepat. Jika Kita ingin mengulangi kata kunci, maka ada tiga pertimbangan yang harus Kita ketahui. Berikut beberapa pertimbangan tersebut.

  1. Sebagian hasil pencarian

Pertimbangkan beberapa baris kalimat yang muncul dibawah judul konten Kita pada search engine. Apakah kalimat tersebut mengandung kata kunci, apakah hasil pencarian tersebut berguna atau memberikan informasi? Sebagai contoh seperti gambar dibawah ini.

 

  1. Alogaritma analisis keyword

Analisis keyword sangat penting karena beberapa search engine seperti Google, Yahoo, Bing dan MSN search selalu melihat jumlah kata dan pengulangan kata kunci pada konten. Search engine mungkin tidak menggunakan density namun search engine menggunakan alogaritma seperti TFIDF atau Term Frequency Times Inverse Document Frequency.

Query Deserves Diversity (QDD) merupakan salah satu elemen alogaritma yang menyebabkan Google melihat, berusaha dan menyajikan hasil yang berbeda-beda. Karena hal ini, mungkin saja konten Kita bisa menduduki peringkat di halaman 1 google. Atau bahkan Kita tidak bisa masuk di halaman pertama atau kedua dari search engine karena QDD. Pencari informasi di internet mencari konten  terbaru melalui kata kunci.

  1. Menulis bukan hanya untuk search engine

Pertimbangkan bahwa Kita menulis bukan hanya untuk search engine, namun juga untuk manusia. Jika Kita menempatkan kata kunci terlalu banyak, atau Kita menulis kata kunci kurang tepat pada suatu kalimat di konten, maka hal ini bisa membuat pembaca kurang nyaman. Mesin pencari bisa menganggap Kita melakukan spam jika Kita terlalu banyak menempatkan kata kunci.

Buatlah konten yang mengalir dengan kata kunci yang tepat, hindari menempatkan kata kunci karena terpaksa. Akan lebih baik jika Kita tidak menempatkan kata kunci pada kalimat yang seharusnya tidak ditambahkan kata kunci. Jika Kita menempakan kata kunci terlalu banyak, hal ini bisa menyebabkan blog atau situs Kita diabaikan oleg search engine karena mereka menganggap konten Kita adalah spam.

  1. Pertimbangkan Ketepatan keyword

Buatlah judul yang menarik beberapa kalimat yang mengandung kata kunci yang sesuai atau tepat. Jika Kita memahami isi dari konten yang Kita buat maka Kita harus membuat keyword dan mengulanginya tanpa membuat konten menjadi kaku.

  1. Kata kunci pada tubuh konten

Kata pada konten atau tubuh konten harus tepat dan jangan terlalu berlebihan. Tempatkan kata kunci pada awal paragraf untuk paragraf pertama, setelah itu tempatkan kata kunci yang menyebar di masing-masing paragraf. Akan lebih aman jika pada tiap paragram terdapat 1-2 kata kunci. Jika Kita ingin membuat konten sepanjang 600 kata dan buat konten menjadi 6 paragraf, maka Kita bisa mengulangi kata kunci sebanyak 6-7 kali pada tubuh konten dan 1 kali pada judul. Pada paragraf pertama, pastikan Kita menempatkan kata kuci di awal paragraf.